Sunday, 12 July 2015

Proyek Yang Tak kunjung Kelar

Puasa kali ini aku tak begitu bebas seperti biasanya, kenapa ? karena puasa kalin ini aku sudah kerja. sudah tak seperti dulu kala yang hanya tiap pagi tidur dan bangun sampai siang, hehe. maklum mahasiswa anak kosan. Tapi setelah merasakan kerja banting tulang kek ginin aku jadi ngerti gimana rasanya mencari unang, mencari uang demi kehidupan diri sendiri, itupun belum ada pendamping hidup. aku tak bisa membayangkan betapa susahnya orang tuaku menyekolahkanku smapai jenjang sarjana ini. tiap bulan, tiap minggu, dan tiap haripun hari membanting tulang mencarikan unag demi anak anaknya sampai tak kenal lelah. terimakasih Pak Ibu. kami anak anakmu yang semoga kelak bisa membahagiakanmu seperti ENGKAU membahagiakan kami seperti sekarang. 

kami anak yang bandel. kami anak yang malas. tapi semoga kesuksesan kami kelak bisa membalas dan menghapus jejak dulu yang kami lakukan sewaktu kecil. sewaktu kami merepotkanmu Bapak/Ibu. semoga setelah kami desawa, kami bisa membahagiakan, mendoakan dan bisa membuat kehidupan menjdai lebih baik. 
setelah kerja seperti ini aku tau bagaimana rasanya capek, bagaimana rasanya ketika kerjaan belum selesai. belum mendapatkan hasil yang maksimal. kami minta maaaf bu,pak. semoga setelah aku ekerja dan semoga kelak aku menjadi anak yang sukses dan bisa bikin keluarga semua bahagia.
aku disini semoga selalu rajin, selalu menjaga diri baik baik ketika aku jauh dari kampung. kampung yang sudah membesarkanku dulu. kampung yang sudah membuatku pintar seperti sekarang. kampung yang menjadikanku dan merubah hidupku menjadi sperti sekarang. aku berusaha disini, dikota ini, dirumah ini. tepatnya dikonstrakan kecil ini akan terus berusaha mendapatkan cita cita yang akiu banyangkan sampai saat ini.
Aku ingin sekali mempunyai rumah, dan aku juga ingin mempunyai rumah yang ada halamannya didepan, penuh pepohonan rindang, hijau sejuk dan enak dipandang ketika pagi datang. ibu , bapak, anakmu ini ingin sekali sperti itu, hidup bahagia bersama kalian. semoga disela sela kesusahanku kali ini, kelak aku akan menjdai orang yang bisa. orang yang bisa semuanya. bisa membeli apapun yang aku mau sekaligus membahagiakan bapak ibu dirumah dan adik adiku dirumah.
aku berjanji\. aku akan selalu berusaha sekuat tenagaku. sekuat diriku ini, wlaupun diriku kurus kerosta seperti ini, asalkan aku bisa aku akan bahagia. entah orang berbuat apa, entah orang melihatku jelek seperti ini. tapi semua perkataan itu tak pernah aku pikirkan. tak pernah aku hiraukan. 
aku inigiin sekali naik mobil. naik mobil dari jerih payahku sendiri. semoga bisa amien.
semoga pekerjaan ku kali ini cepet berhasil. cepet selesai di bulan nan suci ini. bulan yang penuh barokah ini. bulan yang paling bagus dari pada seribu bulan - Ahad 12 Romadhon 2015. kamar kontrakan. with proyek IKM.

No comments:

Post a Comment