Thursday, 17 September 2015

#AHMED perakit jam digital yang dikira BOM

#AHMED perakit jam digital yang dikira BOM
 
#AHMED perakit jam digital yang dikira BOM, itulah ahmad perikat jem yang dikira bim oleh gurunya sendiri. kisah ini membuatku merinding bukan karena dia bisa merakit atau memodifikasi jam digitalnya menjadi sebuah jam yang berbentuk bom tapi karena dia masih mudah dan kecil. ahmed seorang anak mudah yang masih berumur 14 tahun dan sekarng sekolah di MacArthur High School di Irving, Texas, sangat keren bagi saya. sosok hitam dan mungkin dkirira banyak orang bocah yang biasa biasa saja tapi kini orang akan percaya bahwa sanya tubuh kecil yang hitam itu tak selamanya dikucilkan seterusnya sekarang sudah banyak kenyataannya kalau orang kecil kurus dan hitam itu bisa. bisa melakukan apa saja yang ia harapkan dengan kemauan dan kemantapan pasati semua orang bisa melakukannya.


setelah saya membaca berita tentang anak muda india yang bisa merekayasa jam digitalnya sendiri serupoa dengan bom saya sendiri terenyuh betapa seorang anak seperti ahmed bisa melakukannya kenapa saya tidak, dengan adanya orang orang seperti ahmed terkadang saya merasa minder tapi itu tidak perlu,  semua itu saya jadikan motivasi agar di kehidupan saya sekarang ini tidak hanya ahmed saja yang bisa seperti itu tapi semoga saya bisa sepertinya. sosok kecil yang masih berumur 14 tahun yang sepenernya membuat jam digital dan ingin melihatkannya kepada gurunya sendiri malah si guru ketakutan dan dikira bom,
#AHMED perakit jam digital yang dikira BOM
ahmed seorang anak remaja umur 14 tahun muslim itu membuat saya termotivasi untuk bisa melakukan semua yang saya bisa dan merealisasikan mimpi mimpi saya dengan berusah semaksimal mungkin untuk bisa. dan terkadang saya menyadari diumur yang ke 23 ini saya masih kurang banyak ilmu, saya ingin belajra seperti ahmed anakmuda yang luar bisa yang masih umur 14 itu membuat saya terpuka dengan karya karyanya. sebelumnya ahmed juga pernah membuat sebuah speaker kombinasi dengan bluethoot.

sekarang ada ahmed diluar sana, semoga ada banyak ahmed ahmed yang lain di kehidupan ini, dan agar para kawula muda bisa mencontoh apa yang telah dilakukan oleh ahmed. sosok berkacamata itu pintar menurut saya.
ahmed menggeparkan dunia permudaan. dimana anak muda bisa melakukan apa yang ia harapkan.
ia telah dikenal oleh para pemimpin pemimpin dunia karena karyanya.
terus berkarnya ahmed #IStandWithAhmedMuhammed.

Sumber :
CNNINDONESIA

Ahmed Mohamed mendadak tenar di ranah maya. Bocah 14 tahun ini ditangkap pada Senin (14/9) lantaran membawa jam digital yang ia kembangkan ke sekolah, di MacArthur High School di Irving, Texas, dan petugas sekolah mengira itu adalah bom. Mendapat dukungan kuat dari media sosial, kini sedang digalang dana beasiswa bagi Ahmed melalui kampanye online.

Dukungan terhadap bocah beragama Islam ini memang mengalir deras hingga hadir tagar #IStandWithAhmed dan #FreeAhmedMohamed sebagai tanda dukungan membebaskan Ahmed. Pihak sekolah akhirnya meminta maaf kepada Ahmed atas aksi ini. Mereka mengakui kesalahan dan perisitiwa ini dijadikan momen pembelajaran atas kasus rasial.

Kini diluncurkan pula sebuah kampanye penggalangan dana di situs Launchgood, bagi netizen yang dermawan agar mau menyumbang bagi anak-anak muda penuh inovasi seperti Ahmed.

Mengutip Popular Science, kampanye online tersebut diluncurkan sebagai hasil kolaborasi dengan aktivis serta masyarakat Texas dan seluruh Amerika Serikat dengan harapan menggalang dana sebanyak US$100 ribu dalam kurun waktu kurang dari 30 hari, atau setara Rp 1,4 miliar. Tercatat, sejauh ini kampanye tersebut sudah memperoleh US$10 ribu.

Dilaporkan, setengah dana tersebut akan digunakan untuk beasiswa Ahmed. Namun masih belum jelas apakah ia akan menggunakan dana itu untuk jenjang kuliah atau untuk menyelesaikan pendidikan SMA. Sementara setengahnya lagi akan didedikasikan untuk para anak muda yang memiliki ketertarikan dan bakat di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Pihak Launchgood menyatakan situs itu memiliki kontributor pribadi untuk setiap kampanye, yang bertugas memastikan penggalangan dana betul-betul mencapai tujuan. Kampanye online beasiswa Ahmed bisa dikunjungi melalui tautan ini.

Dua hari setelah Ahmed ditangkap, Rabu (16/9), ia muncul dalam sebuah konferensi pers untuk memberi keterangan selama enam menit terkait penangkapan dan mengucapkan terima kasih kepada para pendukung.

Sementara pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengajak Ahmed untuk datang ke kantor Facebook serta meminta agar terus berkarya setelah mengetahui Ahmed sebelumnya pernah melakukan penelitian dan pengembangan secara independen.

Bocah berkacamata tebal ini mengatakan sebelumnya telah membangun sepasang speaker Bluetooth dan berencana bakal mematenkan penemuan itu karena memanfaatkan teknologi dengan magnet neodymium.  

No comments:

Post a Comment